Cara Daftar UMKM Melalui Online 2021 

Melalui Kementerian Koperasi, pemerintah memfasilitasi Daftar UMKM online 2021 untuk menyalurkan BLT UMKM bagi pelaku UMKM yang terdampak Covid-19. Informasi ini perlu diketahui pelaku usaha mikro, maka simak pembahasan mengenai Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM, berikut ini. 

Sebelum Daftar UMKM, Kenali Dulu Pengertiannya

Sebelum mengetahui cara daftar UMKM, maka Anda harus mengetahui makna UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Jadi, UMKM adalah usaha ekonomi produktif yang dijalankan perorangan maupun badan usaha, kriteria lengkapnya diatur dalam Undang-undang No.20 2008.

Karakteristik usaha mikro yaitu mempunyai kekayaan bersih hingga Rp50 juta, nominal ini tidak termasuk bangunan dan tanah tempat usaha. Hasil penjualannya sendiri paling banyak Rp300 juta per tahun, sementara usaha kecil memiliki omset Rp300 juta hingga Rp2.5 miliar per tahun. 

Adapun, usaha menengah merupakan usaha yang termasuk ekonomi produktif, jadi bukan cabang ataupun anak perusahaan dari suatu perusahaan pusat. Biasanya, usaha menengah sering masuk dalam kategori bisnis besar, kriteria kekayaan bersihnya lebih dari Rp500 juta sampai 10 miliar.

Namun, bangunan dan tempat usaha tidak termasuk perhitungan kekayaan bersih itu. Umumnya, usaha menengah memiliki hasil penjualan hingga Rp2.5 miliar sampai Rp50 miliar. 

Cara Daftar UMKM Online 

Terdapat tiga bank yang ditetapkan sebagai penyalur dana BLT UMKM 2021 yaitu BRI, BNI, dan Bank Aceh Syariah. Adapun, syarat daftar BLT UMKM adalah WNI, memiliki NIK, usaha mikro, serta bukan PNS, pegawai BUMN/BUMD, dan TNI/Polri.

Selain itu, pelaku usaha tidak menerima kredit maupun pembiayaan yang berasal dari perbankan atau KUR. Pelaku usaha mikro yang memiliki perbedaan antara KTP dan domisili usaha, wajib melampirkan surat keterangan usaha. 

Cara mengecek BLT UMKM untuk mengetahui apakah seseorang yang bersangkutan termasuk penerima BLT UMKM atau tidak, melalui laman tertentu. 

Kunjungi laman https://eform.bri.co.id/bpum atau https://banpresbpum.id, lalu masukkan nomor KTP, kode verifikasi, setelah itu klik cari atau proses inquiry. Nantinya, ada pemberitahuan yang menginformasikan apakah pihak yang bersangkutan termasuk penerima BPUM atau tidak. 

Untuk mendapatkan bantuan dana UMKM dari pemerintah. Maka pelaku usaha harus mengetahui cara daftar UMKM online sebelum daftar BLT UMKM online, berikut ini ulasannya. 

  1. Membuka Laman

Buka laman https://oss.go.id/portal/informasi/content/panduan_mikro_kecil agar bisa daftar UMKM online. Setelah itu login pada OSS V1.1 lewat https://oss.go.id memakai akun yang telah dimiliki.

2. Pilih Perizinan Berusaha

Setelah klik perizinan berusaha, pilih perseorangan lalu ada menu skala usaha mikro dan skala usaha kecil. Pilih yang sesuai dengan Anda lalu klik Pendaftaran NIB. 

3. Melengkapi Data

Selanjutnya, Anda bisa melengkapi formulir data profil, data usaha, dan komitmen prasarana usaha. Setelah isian NIB selesai, Anda bisa mencetak izin usaha lewat tombol preview izin usaha QR. 

Bansos yang Bisa Didapatkan Setelah Daftar UMKM 

Untuk membuat pengajuan bantuan untuk BLT UMKM, caranya diatur di Permenkop Nomor 2 tahun 2021 pasal 8. Jadi, masyarakat yang membutuhkan bantuan langsung tunai bisa mengajukannya lewat dinas. 

Atau pada badan yang bergerak di bidang koperasi serta usaha mikro, kecil, menengah. Setelah mengajukan, maka terdapat syarat yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha. Saat ini bantuan UMKM telah memasuki tahap ketiga pada tahun ini. Jadi, bantuan atau bansos UMKM sejumlah Rp1.2 juta dari program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUMN) sudah bisa cair. 

Tetapi, bantuan untuk UMKM saat ini hanya bisa cair dalam satu kali. Hal tersebut disampaikan pihak Kemenkop saat merespon pertanyaan netizen pada kolom komentar Instagram @kemenkopukm.  

Jika telah melakukan daftar UMKM secara online, setelah itu mengajukan BLT. Anda juga bisa mengunjungi laman tertentu apakah termasuk orang yang menerima bantuan, dengan memasukkan nomor E-KTP yang telah didaftarkan. 

Jika iya, Anda bisa mendatangi lembaga penyalur untuk konfirmasi dan tanda tangan pertanggungjawaban mutlak yang menjadi bukti penerima bantuan. Selain itu, penerima bantuan juga perlu melakukan verifikasi dokumen maupun data. 

Setelah itu, dana BPUM akan dicairkan bank penyalur secara langsung. Jadi, sebelum pelaku usaha menerima dana bantuan UMKM, maka harus melakukan daftar UMKM terlebih dahulu yang telah dibahas sebelumnya. BPUM tahun ini lebih kecil daripada tahun lalu yang berjumlah Rp2.4 juta.