Saturday Night ACtivity Bagi Pasien Unit Rehabilitasi Napza/Narkoba

Penulis : Admin | Tanggal : 19 Jul 2019 | Pukul : 00:07:39

Apa rasanya hidup berada dibalik tembok dan tidak bisa pulang ke rumah berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Pasti ada rasa jenuh, bosan dan ingin pulang. Apa daya situasi tersebut harus mereka terima sampai di evaluasi sudah sembuh, pulih dari kecanduan narkoba dan meninggalkan prilaku negatif pecandu NAPZA / Narkoba yang dinilai oleh Tim Asuhan RSKO Jakarta.

RSKO Jakarta merupakan singkatan dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta. Dari kepanjangan itu kita patut memahami bahwa RSKO Jakarta yang terletak di Jalan Lapangan Tembak no.75, Ciracas, Jakarta Timur merupakan Rumah Sakit bukan Penjara. Individu yang berada dalam masa perawatan di rumah sakit akan di obati dan di treatment sesuai dengan masalah kesehatan (Jiwa dan Raga) dari masing-masing pasien. Bahkan ada treatment melalui kegiatan aktifitas malam minggu.

Tidak semua orang bisa mendapatkan pengalaman berada di instalasi MPE & Rehabilitasi RSKO Jakarta, dimana ada yang bilang enak dan ada yang bilang tidak enak. Unit rehabilitasi narkoba yang merupakan bagian dari Instalasi MPE & Rehabilitasi RSKO Jakarta yang merupakan unit layanan perubahan prilaku negatif pecandu menjadi perilaku masyarakat kebanyakan (mainstream).

Perubahan prilaku bagi pecandu narkoba ini bisa terjadi karena pecandu narkoba tinggal dan hidup dalam sebuah komunitas yang mendorong mereka untuk berubah. Seorang pecandu dengan pecandu narkoba lainnya ditempatkan ditempat yang sama dengan seperangkat peraturan, filosofi, norma dan nilai serta kultur yang disepakati, dipahami dan dianut bersama. Kesemuanya itu dijalankan demi pemulihan diri masing-masing pecandu narkoba.

Tujuan dari kenapa mereka harus mematuhi aturan yang berlaku agar seorang individu pecandu narkoba dapat merubah diri menjadi recovery addict (orang yang pulih dari kecanduannya). Mereka diupayakan untuk mengolah sub-kultur yang dianut pecandu ke arah kultur masyarakat luas (mainstream society), menuju kehidupan yang sehat dan produktif. 

Deskripsi : Family konsep merupakan value yg ditanamkan dalam program rehabilitasi I Sumber Foto : RSKO

Meskipun pecandu sendiri memiliki beberapa nilai yang dianut dan defence pada awal masuk pusat rehabilitasi. Lingkungan komunitas dengan konsep kekeluargaan menjadi faktor yang mendorong pemulihan dan memberikan energi untuk rotor menggerakkan roda perubahan prilaku mereka.

Harmonisasi kondisi psikologis rumah rehabilitasi pun di program yang dibuat naik-turun oleh tim sebagai simulasi dunia mainstream. Pada saat mereka berada di dunia nyata, pecandu narkoba bila menghadapi tekanan hidup dapat jatuh dalam penyalahgunaan zat, terlalu bahagia bisa jatuh pula dalam penyalahgunaan zat, dan kondisi normal pun melakukan penyalahgunaan zat. 

Untuk itu dibuat tekanan yang memberi dampak positif dari setiap anggota keluarga dan lingkungan rehabilitasi, sehingga memicu perubahan positif. Tekanan dalam rumah rehabilitasi acapkali diprogram naik-turun, agar mereka mampu menghadapi tekanan, kesenangan, kondisi normal ketika di dunia mainstream.

Deskripsi : Pasien baru akan didampingi oleh panutan yang memiliki kharakter yang mirip agar mudah berdaptasi terhadap program I Sumber Foto : RSKO

Dengan pengawasan Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) dan tim asuhan RSKO bentuk pembinaan emosional / psikologis dan nalar / kognitif melalui penyampaian pesan akan nilai dan moral dilaksanakan dengan metode 'Therapeutic' dalam konsep besar Hospital Base. Bimbingan agama pun dilakukan melalui religious sessions

Pengembangan diri dilakukan melalui panutan / role model, dimana akan dipilih dari sesama pasien tetapi di screening terlebih dahulu sesuai sisi positif dan negatif dari masing-masing pasien yang menjadi little buddy.

Untuk dapat menjelani kehidupannya kedepan pasca rehabilitasi, para pecandu narkoba membutuhkan energi yang baik saat berada di rehabilitasi narkoba. Treatment, dukungan moral, sosok inspiratif, dan pembelajaran program, adalah contoh kecil energi baik yang menjadi "bahan bakar" seseorang pecandu menjadi pribadi yang dapat berkarya kembali di dunia mainstream

Kelak, energi baik yang ia dapatkan dapat berdampak positif bagi dirinya dan orang lain. Salah-satu kegiatan dalam program pemulihan pecandu ialah aktivitas Malam Minggu atau lebih dikenal dengan Saturday Night Activity (SNA). 

Kegiatan ini dilaksanakan pada sabtu malam / malam minggu. SNA merupakan program pemulihan fisik dan psikologis recovery addict yang digembleng dari hari senin s/d jumat dari pagi hingga malam. Sama seperti orang yang memiliki aktifitas rutin, pastinya butuh waktu untuk refershing dan mengendurkan tekanan.

-------ooo0000oooo------

Program rehabilitasi narkoba membuat pasien narkoba menghadapi situasi yang sama setiap hari kecuali hari sabtu dan minggu. Daily schedule tidak berubah terkecuali bila ada sport day competition, ulang tahun RSKO, Perayaan Kemerdekaan RI, Hari Anti Narkoba Internasional, Hari AIDS, penelitian dan kegiatan lain yang membuat program dihentikan. 

Aktifitas rutin dan tekanan yang naik turun, di akhir pekan dibuat lebih rendah dan memberikan mereka kegembiraan. Kegiatan SNA ini menjadi momen mereka mendapatkan keceriaan dan kehangatan keluarga rumah rehabilitasi. Pada kegiatan SNA ini mereka melakukan kegiatan makan malam bersama dengan menu yang mereka sepakati bersama dilanjutkan dengan menikmati pertunjukan drama, musik, dan aktivitas rekreasional.

Deskripsi : Morning meeting setiap selasa / rabu membahas menu makanan yang akan disajikan pada saat SNA I Sumber Foto : RSKO

Pada aktivitas malam mingguan ini mereka diberi tugas untuk memasak kebutuhan komsumsi makan malam nya sendiri. Adapun menu yang akan mereka masak dibicarakan pada saat morning meeting family rehabilitasi yang diadakan pada hari selasa atau rabu. Setiap hari mereka mendapatkan menu makanan dari Instalasi Gizi RSKO Jakarta, kecuali pada malam minggu.

Morning meeting sendiri tidak hanya sekedar rapat biasa dalam menentukan menu yang disajikan. Di kegiatan ini mereka belajar mengemukakan pendapat, mendengar pendapat orang lain, menerima pendapat orang lain, musyawarah mencari mufakat, menurunkan ego, dan memahami peran tugas masing-masing.

Dalam kehidupan nyata tidak hanya pecandu, individu yang bukan pecandu banyak yang senang berbicara,mengkritik tetapi kurang untuk mendengar. Tidak memahami peran dan tugas masing-masing yang acapkali menimbulkan konflik diluaran sana karena merasa terjadi ketimpangan. Mampu untuk menegur apabila ada yang melakukan kesalahan dan menghilangkan rasa tidak enakan.

Itu kenapa di rumah rehabilitasi narkoba dibuat struktur untuk menjalankan rumah termasuk salah-satunya disaat SNA. Hal ini dilakukan agar terbebas dari prilaku yang memancing mereka menyalahgunakan zat.

Deskripsi : Struktur organisasi berupa hirarki pun diterapkan di rumah rehabilitasi narkoba I Sumber Foto : RSKO

 

Deskripsi : Setiap pasien memiliki peran masing-masing, salah-satunya crew kitchen I Sumber Foto : RSKO

SNA memberikan pembelajaran hidup gotong royong. Adil itu bukan sama rata, tetapi sesuai porsi-nya. Hal ini ditujukan bahwa setiap orang punya peran dalam penyelenggaraan SNA. 

Untuk bahan makanan yang mendapatkan tugas belanja ialah pasien fase re'entry yang bukan berstatus hukum dan sudah ditetapkan bisa untuk keluar fasilitas rumah rehabilitasi dengan sepengetahuan, koordinasi dan pendampingan petugas rehabilitasi.

Memasak bersama dan mengatur kebutuhan aktivitas malam minggu sesuatu yang mereka tunggu dan menceriakan. Setiap harinya mereka mendapatkan makanan dari Instalasi Gizi dimana kandungan gizinya diatur. Disaat SNA mereka akan menikmati makanan dengan cita rasa yang mereka tentukan sendiri dan masak sendiri. 

Deskripsi : Makanan yg dibuat oleh pasien narkoba RSKO Jakarta I Sumber foto : dokpri RSKO

Tugas memasak dilakukan oleh departemen kitchen rumah rehabilitasi yang terdiri dari pasien fase primary dan dibantu oleh pasien female dan re'entry. Kompor dan tabung Gas disediakan oleh pihak rumah rehabilitasi narkoba dengan pengawasan. Setelah masakan matang, diletakkan pada satu lokasi dan dimakan bersama-sama dengan seluruh family rehabilitasi baik pasien dan staff yang bertugas.

SNA tidak hanya makan bersama, all family rehabilitasi bisa membuat pertunjukan apakah itu musik maupun drama. Nonton film bersama diruang sessi /seminar diperkenankan sesuai jadwal yang dibuat dengan meminta persetujuan tim asuhan rehabilitasi. Film pun di screening yang tidak mengandung unsur sexual dan kekerasan berlebihan. 

-------------------------------------------------------------------------------------

Bagi yang menjalankan program di rumah rehabilitasi narkoba pastinya menjenuhkan dan ingin cepat pulang. Tetapi apa daya program rehabilitasi narkoba paling cepat diselesaikan 3 (tiga) bulan itu pun bila perubahan prilaku dinilai bagus oleh DPJP dan tim asuhan RSKO. Berbeda bagi yang berstatus hukum tergantung putusan yang ditetapkan oleh hakim. Aktifitas Malam Minggu (Saturday Night Activity) merupakan energi baik yang merupakan bagian dari program pemulihan.

Rehabilitasi narkoba bukanlah penjara. Tempat ini merupakan layanan medis dan perubahan prilaku pecandu narkoba agar dapat berkarya kembali. Rehabilitasi narkoba memberikan energi positif bagi pecandu maupun petugas dan individu yang berinteraksi disana. 

Penulis : Andri M

Terima kasih, Salam Hangat RSKO Jakarta
Facebook (DISINI) - Twitter ( DISINI )- Instagram ( DISINI )