MENGINTIP FASILITAS RSKO JAKARTA

Penulis : Admin | Tanggal : 19 Nov 2017 | Pukul : 22:11:12

Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur merupakan salah satu Rumah Sakit di Jakarta yang termasuk dalam daftar Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan mitra dari Badan Nasional Narkotika dalam hal menangani pasien yang terkena kasus narkoba. Lokasi RSKO Cibubur Jakarta ini berada di Jalan Lapangan Tembak No. 75. Cibubur, Jakarta Timur

Letak RSKO Cibubur ini tidak jauh dengan pasar tradisional Cibubur. Dan posisinya ada di pinggir jalan, pas jalan tanjakan atau pun turunan yang menikung. Jad bagi kita yang akan mengunjungi rumah sakit ini, sebaiknya berhati-hati dalam mengendari kendaraan pada saat akan masuk area rumah sakit ini dari posisi jalan raya.

Memasuki ruangan dalam RSKO Cibubur Jakarta, kita akan di sambut langsung dengan ruang informasi, di sana kita akan menapatkan segala bentuk informasi tentang pelayanan informasi RSKO Cibubur Jakarta dari petugas di sana.

Melihat lebih jauh tentang falitas pelayanan kesehatan yang tersedia di RSKO Cibubur ini kita akan mengetahui lebih banyak falitas yang akan di dapatkan bagi masyarakat dari keberadaan RSKO Cibubur ini :

  1. Instalasi Gawat Darurat. Instanlasi ini terbagi untuk beberapa yaitu : gawat darurat napza, gawat darurat jiwa, dan gawat darurat umum.
  2. Instalasi Rawat jalan yang terdiri dari polikinik napza, polikinik umum, dan poliklinik spesialis.
  3. Instalasi Rawat inap di rumah sakit ini jga terdapat bebapa ruangan seperti; ruang perawatan Napza (MPE / Rehabilitasi), ruang komplikasi medik, dan ruang high care unit.
  4. Dan yang terakhir adalah ruang penunjang seperti ; farmasi, laboratirium, radiologi, rehabilitasi medik, psikososial, gizi, pendidikan dan penelitian, dokumentasi, publikasi dan domumentasi, pemulasaraan jenazah.

RSKO Cibubur Jakarta Timur juga memberikan pelatihan dan pendidikan dari berbagai profesi bidang pelayanan ketergantungan napza akibat gangguan yang berhubungan dengan zat penyalagunaan narkoba. Dan menjadi bagian dari jaringan internasional melalui kaloborasi badan dunia (WHO, UNDOS, UNAIDS) dalam menyusun pedoman terapi dan pelatihan serta modulnya untuk kepentingan internasional, regional dan nasional.